Butuhnya membangun workflow agar pembuatan konten menjadi lebih mudah
Yang dibutuhin setelah belajar materi adalah ngebangun workflownya
tanpa workflow yang jelas, cara kerja yang jelas
ini akan membuat otak bingung untuk memulai langkahnya
otak butuh dibimbing step-by-step agar mau bekerja
kalau ada sistemnya, pekerjaan yang terlihat sulit akan jadi mudah
…
seperti membuat resep masakan, ada bumbu yang harus disediakan, kemudian langkah-langkah memasaknya sampai jadi sebuah masakan lezat siap santap
membuat kontenpun sama, ada workflow yang harus dibangun agar pekerjaan lebih mudah
hal yang membuat dekat, mudah, cepat akan membuat kita jadi lebih sering melakukannya. ini adalah salah satu kunci konsistensi dalam membuat konten
membangun worflow dalam pembuatan konten biasanya mirip-mirip, tergantung jenis konten yang dibuat.
misalnya konten animasi, workflow yang bisa dilakukan yaitu
- menemukan ide konten
- membuat script
- membuat asset editing (background, karakter, voice over)
- editing
walau workflow sudah dibuat, bukan berarti kita langsung bisa sat-set bat-bet. ada ilmu yang harus dipelajari lagi disetiap workflownya
setiap workflow punya ilmunya masing-masing, contohnya menemukan ide konten. disini kalau kita gak tau cara nyarinya tentu akan terasa kesulitan dan akhirnya terhenti
atau ilmu membuat script, kalau kita gak punya ilmu storytelling, copywriting. konten yang kita buat rasanya gak menarik sama sekali
maka dari itu walau workflow sudah ada, kalau skill pengalaman masih belum punya, keinginan untuk memulainya akan terasa sulit sekali…
Sampai jumpa ditulisan lainnya, Irfan 0
