<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Premium on Personal blog Muhamad Irfan</title><link>https://irfanywz.web.id/keywords/premium/</link><description>Recent content in Premium on Personal blog Muhamad Irfan</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><copyright>Muhamad Irfan</copyright><lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 19:49:37 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://irfanywz.web.id/keywords/premium/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Mudahnya Membuat Karakter Animasi dengan Teknik Pose to Pose</title><link>https://irfanywz.web.id/karakter-animasi-pose-to-pose/</link><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://irfanywz.web.id/karakter-animasi-pose-to-pose/</guid><description>&lt;p&gt;kali ini gua mau bahas gimana cara buat karakter animasi dengan teknik pose-to-pose&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;kelebihan menggunakan pose-to-pose adalah karakter jadi lebih cepat dianimasikan, karakternya juga nggak terlihat modular karena setiap garis menyatu tanpa ada potongan sama sekali&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;namun ada kekurangannya yaitu, setiap ada pose baru berarti harus dibuat ulang&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;jadi nantinya akan banyak sekali gambar pose yang terus bertambah&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;tapi tenang, karena posenya bertambah terus, disinilah kita jadi cepat menganimasikan karakternya karena pose udah tersedia sebelumnya&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>