05.1 - Cara Membaca Data YouTube Studio
Data Nggak Pernah Bohong
Jangan baper kalau video lu sepi. Lihat datanya, cari tau rusaknya di mana, terus perbaiki. Ada tiga metrik “Dewa” yang wajib lu pantau:
1. CTR (Click-Through Rate)
Seberapa banyak orang yang ngeklik setelah liat thumbnail lu.
- Kondisi: Kalau CTR di bawah 3%, berarti Thumbnail atau Judul lu sampah. Segera ganti!
- Target: Usahakan di atas 6-10% buat channel baru.
2. AVD (Average View Duration)
Berapa lama orang betah nonton video lu.
- Masalah: Kalau grafik drop drastis di 30 detik pertama, berarti Intro lu ngebosenin atau kebanyakan basa-basi.
- Solusi: Langsung masuk ke inti masalah di awal video (The Hook).
3. Traffic Source (Sumber Trafik)
Dari mana orang nemuin video lu?
- Browse Features: Artinya video lu disaranin YouTube (Home). Ini tanda video lu bakal viral.
- YouTube Search: Artinya SEO lu berhasil.
- Suggested Videos: Video lu muncul di samping video orang lain. Cari tau video siapa itu, terus bikin konten serupa.
Tabel Diagnosa Konten
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Views Tinggi, Subs Dikit | Konten bagus tapi nggak minta sub | Tambahin Call to Action (CTA) di tengah video. |
| Impresi Tinggi, Click Dikit | Thumbnail nggak menarik | Ganti warna font & gambar yang lebih kontras. |
| Click Tinggi, Watch Time Rendah | Isi video nggak sesuai judul | Jangan kebanyakan clickbait, fokus ke isi. |
Pesan Mentor: Jangan liat views doang. Liat grafik retensi penonton. Kalau grafiknya landai (rata), berarti konten lu berkualitas. Kalau terjun bebas, berarti ada yang salah sama cara lu nyampein materi.
