Personal blog Muhamad Irfan logo

Ikut Pelatihan Shopee Affiliate Pemula, Apa saja yang dipelajari

23 Agustus 2026
10 min waktu baca
Ikut Pelatihan Shopee Affiliate Pemula, Apa saja yang dipelajari

20 agustus 2026 yang lalu saya mengikuti pelatihan shopee affiliate pemula

saya mengikuti pelatihan ini lewat situs skillhub kemnaker yang daftarnya sudah dari jauh-jauh hari

awalnya pelatihan dilakukan tanggal 13 agustus, namun karena pembawa materi berhalangan maka pelatihannya ditunda seminggu

pelatihan online ini diselenggarakan oleh BPVP AMBON yang bisa diikuti oleh siapapun termasuk saya yang berada diluar daerah

…

banyak sekali ilmu baru yang didapat setelah mengikuti pelatihan. disini saya mau mengulas balik pembelajaran apa-apa saja yang saya pelajari

Pengenalan Affiliate Marketing

affiliate marketing bisa diartikan sebagai orang/kelompok yang memasarkan produk

bedanya dengan dropship affiliate marketing tidak mengurus penjualan barang, tugasnya hanya memasarkan dan mengarahkan pembeli untuk checkout

jika produk berhasil dibeli maka yang memasarkan produknya (affiliator) bisa mendapatkan komisi sebagai imbalannya

namun dengan keterangan pembeli mengkliknya dari produk yang dipasarkan oleh seorang affiliator

Kelebihan Affiliate

  1. Mudah dijalankan, siapapun bisa menjadi affiliator
  2. Modal Minim, tidak mengeluarkan uang yang terlalu banyak untuk memulai
  3. Banyak Peluang, dari satu konten bisa memberi peluang terus menerus
  4. Fleksibel, bisa dikerjakan kapan saja
  5. Penghasilan tambahan, sebagai penghasilan tambahan

Cara Kerja

Untuk memulai Affiliator ada tahapan yang bisa di-ikut diantaranya

  1. Daftar Program Affiliator
  2. Bagikan Link Program/Produk
  3. Audiens Klik & membeli
  4. Transaksi terdektesi otomatis ketika membeli dari link affiliasi
  5. Pesanan dikonfirmasi penjual
  6. Komisi masuk & dicairkan

Program Shopee Affiliate Marketing

shopee sendiri memiliki program yang namanya shopee affiliate, program ini tentu tidak hanya ada satu jenis affiliate saja melainkan ada 3 diantaranya

nah untuk shopee link ini cara kerjanya kita memberikan link atau alamat tautan yang mengarah kesebuah produk

kalau ada yang membeli produk dari link yang dibagikan ini kita bisa dapat komisi

Shopee Video

shopee juga menyediakan affliate melalui video, difitur ini kita membuat video yang menarik dan menyisipkan link atau produk yang relevan dengan produk yang dijual

ketika penonton tertarik dengan video lalu membeli dari keranjang yang ada divideo kita, maka kita akan mendapatkan komisi

Shopee Live

mirip seperti shopee video namun ini dilakukan live atau langsung,

kita melakukan siaran langsung dengan mempromosikan produk secara menarik,

penonton yang menonton bisa bertanya dan kita bisa memberi penawaran spesial

ketika penonton live membeli lewat keranjang yang kita sediakan, kita akan mendapat komisi

Membuat Konten Video yang menarik

dalam pembuatan konten video, agar video bisa diminati orang kita tidak bisa membuatnya secara asal

sering kita jumpai video yang tanpa sadar ditonton sampai habis, padahal sebenarnya tidak benar-benar butuh barangnya

itu karena video yang disajikan menarik perhatian

nah untuk membuat konten video seperti itu ada formula khusus agar video bisa memiliki peluang untuk ditonton

apa saja formula tersebut mari kita bahas satu-satu

Membuat Orang Berhenti Scroll dengan Menambahkan Hook Konten

biasanya diawal video sering dijumpai kata-kata yang memancing perhatian

ini yang disebut dengan hook video (atau pengait agar penonton tertarik diawal)

hook adalah kalimat atau visual yang terletak diawal video, biasanya hanya di 1-3 detik pertama saja

ada berbagai jenis hook yang bisa dipakai diantaranya

Rasa Penasaran

hook dengan rasa penasaran seperti ‘alat ini bisa mempermudah pekerjaanmu’

dengan memancing rasa ingin tahu audiens, kita menciptakan celah informasi yang membuat otak manusia terdorong untuk menutup celah tersebut

alhasil penonton yang menonton biasanya menonton sampai akhir untuk menutup informasi yang belum diketahuinya

Masalah

menggunakan hook jenis masalah seperti ‘Tidur suka digigit nyamuk ? alat ini bisa jadi solusinya’

membuat penonton merasa kreator pernah mengalami masalah yang dihadapinya sekarang, dan dia berbagi solusi bagaimana mengatasinya.

kreator seperti menciptakan empati kepada penonton terlihat memahami hidupnya

Kejutan

memberikan kejutan diawal seperti ‘cuma 10 ribu bisa bikin tumbuh kumis’

hook jenis ini bisa memicu untuk mematahkan ekspektasi antara harga vs kualitas, apakah benar bisa terbukti hanya dengan harga segitu

Manfaat

memamerkan manfaat diawal video bisa memicu penonton tertarik untuk menontonnya, misal ‘alat yang saya pakai ini bisa membuat memotong kentang dengan cepat’

penonton yang diberikan manfaat langsung diawal video, bisa langsung berfikir ‘apa untungnya kalau gua beli ?’ disini pertanyaan tersebut bisa terjawab

Hasil Before-After

memperlihatkan sebelum dan sesudah memakai produk diawal bisa menarik perhatian penonton,

misal sebelum rumput belum dipotong, dan sesudah dipotong menggunakan alat ini

penonton merasa tertarik melihat proses yang terjadi didalamnya sehingga bisa menonton sampai akhir

Pondasi Utama Hook

  • maksimal 3 detik, hook yang terlalu panjang bisa membuat penonton bosan
  • langsung ke inti, hindari kata-kata yang tidak menyentuh hati seperti perkenalan, dll
  • relevan dan personal, pastikan hooknya relevan dengan konten yang dibawakan
  • berenergi tinggi, perhatikan intonasi, ekspresi, visual diawal video

Biar isinya gak cuma jualan doang, sampaikan dengan Storytelling

kalau isi videonya cuma review seperti menjelaskan fungsi, kelebihan produk. rasanya penonton akan bosan mendengarnya karena kesannya seperti jualan

namun kalau kita mengemasnya dengan cerita seperti memperlihatkan penggunaannya, memamerkan kelebihannya, sampai memperlihatkan hasilnya ini bisa lebih enak ditonton kesannya seperti soft selling

Formula Story telling

  1. Masalah: diawali dengan menceritakan masalah yang dihadapi
  2. Solusi: beri tahu penemuan produk yang bisa mengatasi masalah tersebut
  3. Hasil: tunjukan hasil nyata sebelum dan sesudah penggunaan produk

contoh kalimat storytelling

mau kemana-mana jadi was-was kalau lagi musim hujan gini, pakai jas hujan biasa kadang suka tembus, sampai akhirnya teman nyaranin pakai jas hujan ini, harganya gak sampe 100 ribu tapi kualitasnya bukan kaleng-kaleng. udah dipakai selama 1 bulan aman banget, jadi gak was-was lagi deh soalnya ada jas hujan ini yang bisa nemanin ketika musim hujan…

Berikan Peragaan / Demo

  1. Peragaan penggunaan produk
  2. Peragaan Sebelum dan Sesudah
  3. Peragaan Unboxing dan Detail Penjelasan

storytelling tanpa peragaan, semuanya jadi terasa hambar. kalau storytelling itu untuk kata-katanya, maka untuk visualnya harus diperagakan juga

misal dari contoh kalimat storytelling jas hujan diatas,

ketika kata sampai akhirnya teman nyaranin pakai jas hujan… disini kita bisa melakukan peragaan menggunakan produknya

lalu saat kalimat harganya gak sampe 100 ribu disini kita tidak sambil nunjukin unboxing produknya liatin kualitasnya, dll

dilanjut kalimat jadi gak was-was lagi deh soalnya ada jas hujan disini bisa meragakan sebelum memakai jas hujan rekomendasi dan sesudahnya

Berikan alasan kenapa produk harus dibeli, pahami key selling point produk

ketika membuat konten review produk, kita tidak hanya bisa mengandalkan kelebihan produknya. karena kompetitorpun pasti memilikinya

yang bisa kita lakukan adalah menemukan key selling point dari produk tersebut

key selling point atau KSP adalah alasan kenapa orang harus membeli produknya

bisa dibilang KSP ini adalah dampak atau manfaat dari sebuah produk yang dijual

misal jas hujan, dampaknya tidak kehujanan yang menjamin tidak tembus

ada beberapa kategori KSP yang bisa digunakan diantaranya

  1. KSP Harga: produk memberikan dampak yang luar biasa dibanding harganya
  2. KSP Hasil Nyata: perbedaan produk bisa terlihat dengan produk lainnya
  3. KSP Kemudahan: produk memberikan kemudahan dalam penggunaan dan bisa menghemat waktu

Arahkan audiens untuk checkout, pentingnya menyisipkan CTA kedalam konten

dibagian akhir video jangan lupa untuk memberikan arahan kepenonton untuk segera melakukan sesuatu, misalnya checkout atau cek keranjang, dan lain sebagainya

ini bisa disebut dengan Call to Action (CTA)

tanpa menggunakan CTA, membuat penonton merasa tidak membutuhkannya dan akhirnya akan beralih ke video lainnya

namun dengan menggunakan CTA, kita bisa mengarahkan setelah menonton harus melakukan apa

untuk membuat CTA yang efektif, beberapa aspek harus diperhatikan diantaranya

  1. Perintah Jelas: berikan kata yang sederhana dan mudah dimengerti banyak penonton
  2. Beri Rasa Urgensi: tambahkan keterangan mendesak agar penonton merasa harus melakukannya
  3. Kemudahan Akses: beri kemudahan akses yang bisa dimengerti banyak penonton

contoh CTA Urgensi

nikmati harga flash sale dengan mengklik keranjang orennya, buruan keburu stoknya habis

hal mendesak yang bisa terlihat adalah dibagian flash sale dan stok, penonton akan mengira wah produknya lagi flash sale kalau tidak dicheckout nanti stoknya habis

contoh CTA Kemudahan

keranjang orennya ada dikiri bawah layar yah, jangan lupa diklik dan checkout produknya

disini kita ngarahin kalau letak keranjang ada dibagian bawah, ini bisa memberikan kemudahan kepada penonton

Strategi Konsisten dalam membuat Konten

setelah ilmu dasar pembuatan konten yang menarik dikuasai, selanjutnya saya diberikan strategi bagaimana membuat konten secara konsisten

karena percuma kalau kita hanya membuat konten 1 atau 2 kali saja dalam seminggu, padahal ada strategi yang bisa ngebuat kita bisa membuat 7 hari tanpa henti

nah apa aja strateginya mari dibahas

Strategi Pembuatan Konten

dalam membuat konten workflow atau strategi bisa membuat kita lebih cepat untuk memproduksinya

Rekam Masal

dengan melakukan rekam masal terlebih dahulu, kita bisa membuat stok video untuk seminggu

artinya kita tidak perlu melakukan rekam setiap hari, cukup satu kali tapi sekaligus

misalnya dihari senin kita melakukan rekam 5-10 video yang berbeda produknya

Kalender Konten

dengan memanfaatkan kalender untuk membuat konten, kita tidak harus berfikir setiap hari, misal hari ini mau buat konten apa yah ?

konten kalendar berguna untuk mengatasi hal tersebut

jadi kita tentuin dulu 1 bulan kedepan mau buat konten dengan tema dan produk apa terlebih dahulu

misalnya minggu pertama produk kecantikan kulit, minggu kedua perawatan rambut, dan minggu-minggu seterusnya

dengan begiti saat ingin rekam masal kita sudah tidak lagi memikirkan ide konten

Jadwalkan Postingan

ini adalah rahasia agar akun terlihat konsisten, padahal kita cuma ngelakuinnya dihari yang sama

dengan memanfaatkan fitur jadwal, kita bisa menstok banyak video untuk dijadwalkan

dengan begitu setiap hari akun kita terlihat seperti aktif memposting video

jam terbaik untuk menjadwalkan konten yaitu bisa memilih pada jam 07-08, 12-13. 19-21

jam diatas memiliki kelebihannya masing-masing

saat jam 7 orang biasanya ngecek hp sebelum berangkat kerja

jam 12 jamnya istirahat orang kerja

jam 7 malam, saat orang santai dirumah sambil bermain hp

Jumlah Video yang ideal untuk diupload

untuk awal agar tebentuk kebiasaan sebaiknya dimulai dari 1-2 video perharinya, disini kita pelajari workflow pembuatan konten yang enak seperti apa yang nantinya akan bisa lebih cepat lagi untuk menambah jumlah video

setelah workflow terbentuk kita bisa tingkatkan lagi 3-5 video perharinya, mulai dengan eksperimen konten, gunakan format video yang berbeda, temukan video mana yang viewnya lebih tinggi gunakan format tersebut

jika sudah konsisten 7 video perharinya akan terasa mudah, workflow yang terbentuk bisa membuat kita membuat konten seperti membaca buku, tiba-tiba udah jadi aja…

Kenapa harus konsisten upload

kalau akun affiliate jarang memposting, algoritma atau penilai akun, akan mulai menandai akunmu tidak aktif

namun kalau kita sering mengupload secara konsisten, mesin algoritman bisa menandai kalau akun kita aktif membuat konten

dampaknya bisa terasa seperti memperluas penyebaran konten, bisa membuat konten ditonton lebih banyak orang

Tantangan 30 Hari

Hari ke-1

Tulis 5 Script menggunakan formula 4 pilar
pilih 5 produk berbeda dari shopee

Hari ke 2-7

rekam dan upload minimal 1 video perhari.

Hari ke 8-14

review performa: konten mana yang paling banyak ditonton
perhatikan hook yang dibuat, kenapa kontennya bisa banyak penontonnya
perhatikan ksp yang dibuat, konten mana yang paling banyak diklik

Hari ke 15-30

buat lebih banyak video, 2-3 video perhari
gunakan insight dari review performa dari video sebelumnya, gunakan hook ksp yang banyak ditonton
0
0
0
0